Showing posts with label Motivasi Diri. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Diri. Show all posts
Kita semua baru saja melewati pergantian tahun, mari selalu bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk menaruh jejak pada langkah yang penuh semangat dalam menggapai tujuan akan hari esok yang lebih cerah.

Dan hari baru diawali dengan turunnya hujan dikotaku,
membuat ku merindukan biasan warna gradasi pelangi, semoga pertanda baik untuk mengawali harihari berikutnya, dan semoga berkah alam juga tercurah menyertai perjalanan kita.
Dan hari ini, saatnya kita memulai langkah baru dalam perjalanan panjang berikutnya, melewati proses hidup selanjutnya dan membuat harapan sebaik mungkin.

Dalam doa dan ihktiar mari kita coba untuk mewujudkannya,
jika hari kemarin masih ada harapan dan mimpi yang masih terkubur bersama tidur panjang kita (berdiam diri), mari hari ini kita ucapkan selamat tinggal untuk hari yang lalu,
karena seharusnya kita semua telah mendapatkan banyak pelajaran berharga yang bisa kita jadikan pembelajaran dan bahan introspeksi untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Mari bulatkan tekad dalam menggapai resolusi dalam semangat perubahan, semoga doa dan harapan kita selalu terjaga. AMIN.
Ibu,..
Hari ini sudah 10 tahun berlalu sejak kepergianmu Ibu,
kala itu aku belum cukup dewasa dan mengerti tentang perkara takdir, terlalu cepat yang Maha Kuasa memanggilmu untuk sesegera mungkin berada disisi-NYA.
tapi tak apa Bu, Kini aku mengerti akan keputusan-NYA,
Dari ini semua Aku belajar Ikhlas dan tegar seperti dirimu.

. . . . .
Seorang Ibu,..
Bagiku Ia laksana kokohnya pohon kebijksanaan dalam hidupku
seperti sebuah pohon dengan akarnya yang kuat, yang berdaun rimbun serta berbuah manis kebaikan dan memberi keteduhan.

Ibu,.. Ia mengajarkanku untuk selalu ikhlas dalam segala hal,
memberi dengan rela dan menerima dengan rela, pahit dan manisnya kehidupan, menerima dengan hati yang bijak, dan dengan segala rasa syukur.
Ibu,..
Cintanya seumpama kebaikan yang terus mengalirkan kedamaian,
seperti air sungai yang menyejukkan, terus mengalir seakan tiada terputus.

Ibu,.. kasihnya tak memandang perbedaan, saat aku terjatuh ia meraih tanganku, saat aku terperosok ia mengangkatku, baik ketika aku merasa seperti ada ditengah gurun atau seperti aku berada di atas tanah tandus yang tak mendapati hujan sekalipun, dirinyalah yang menjadi Oase jiwa dikehidupanku.

Ibu,..
Ia laksana malaikat bagiku yang telah melahirkanku hingga aku bisa menyaksikan indahnya dunia ini, menjagaku dengan baik hingga tumbuh dewasa, Ibu adalah seseorang yang selalu memelukku dengan sayap kehangatannya serta memendarkan cahaya terang dan kekuatan dalam perjalanan hidupku.

Ibu,..
Tahukah kau Ibu, saat aku menatap langit yang mahaluas indahnya itu,
ketika siang indah dengan gugusan awanawan dan ketika malam indah pula dengan taburan jutaan bintang, namun bagiku kaulah yang terindah yang menghiasi duniaku ,..
Tutur bahasamu dan kelembutan katakatamu pun melebihi kelembutan awan itu, dan hatimu seringan awan itu bila berkehendak hanya untuk kesenangan dan kebahagiaan anakanakmu.

Kala matahari dengan garangnya bersinar di atas ubun kepala, Ibu lah sosok yang seakan memberi keteduhan, memberi ruang persinggahan yang istimewa, bersama bercengkrama dengan perasaan lega tanpa khawatir dan getir akan badai atau petir, tempat persinggahan dikala gundah hatiku. begitu besar pengorbananmu IBU, dan tak kulihat ada beban dalam guratan senyummu saat semua anakanakmu bersandar lelah dipundakmu.

Ibu,..
10 tahun telah berlalu kini,
Aku masih merindukan tulusnya kasih sayangmu,
Hanya saja kini aku tak lagi bisa melihatmu, melihat senyummu, kilauan matamu dan merasakan kasih sayangmu seperti saatsaat dahulu,
kini hanya sebentuk doa yang bisa aku sematkan dalam pintaku pada-NYA, semoga doaku menyertai dirimu damai disamping-NYA, dan semoga dirimu mendapat tempat di Surga terindah-NYA.

Ya ALLAH ya rabb,..
Katakan pada Ibuku disana, Aku sangat merindukannya.

Salam hangat dari anakmu yang selalu mengukir indah senyummu dalam setiap rindu dan doa yang terucap kepada-NYA, hanya dengan doa caraku untuk menyampaikan betapa besarnya kerinduanku padamu Ibu,..

. . . . .
Kehilangan orang yang sangat berarti dalam kehidupan kita kadang membuat kita berputus asa, merasakan kehampaan yang mendalam, terlebih mengingat saatsaat termanis ketika kita masih bisa mengecap bahagia bersama, dimana saatsaat kita masih sangat memerlukan tulusnya cinta kasih seorang ibu, dekapan kehangatannya, dan belaian lembut kasih sayangnya. Tetapi Ia harus pergi begitu cepat menghadap sang Khalik, sang pemilik kehidupan.

Namun begitulah Takdir, ketika takdir berkehendak, selamanya itu adalah milik-NYA.

Semoga selalu ada hikmah yang menaungi atas segala apa yang IA kehendaki terhadap mahluk-NYA.

. . . . .
Peluklah Ibumu dengan kasih, Ciumlah tangan dan keningnya, jaga dan hormatilah Ia sampai diakhir hayat selagi masih diberi waktu dan kesempatan oleh Tuhan kepada kita untuk mencintainya,..


Masa lalu merupakan sebuah unggun api bila kamu ingin mempelajari sesuatu darinya, jika tidak janganlah membuang waktu dengannya.[George Washington]
Beberapa diantara kita terkadang sulit untuk bergerak dari lingkaran masalalu, tapi cobalah untuk melupakan masa itu dengan semangat perubahan dalam diri. Untuk apa berdiam diri menghabiskan waktu dengan berpikir bahwa masalalu akan hidup kembali dalam dirimu, memang masalalu adalah keterkaitan dan keterikatan yang erat dengan dirimu, tapi ambilah sisi baiknya dan buang sisi buruknya.

Bahagia kemarin bukanlah jaminan untuk bisa bertahan hingga hari esok,
Kesedihan kemarin juga bukan alasan untuk kamu tak bisa berbahagia hari ini.

Terkadang orang berpikir dengan mempertahankan masalalu ia akan tetap selalu bisa berbahagia seperti saat itu, akan tetapi ia lupa untuk melepaskan kesedihannya.

Hal tersebutlah yang membuat seseorang akan semakin sulit untuk melepaskan diri dari kenangan rasa sakit yang ia bawa serta bersama kebahagiaannya.

" Cobalah untuk berjalan keluar "

Begitu banyak cerita baru yang bisa kau mulai
dan merangkumnya seindah mungkin.
Ingatlah bahwa kegagalan terbesar seseorang adalah ketika ia tak pernah mencoba, dan kesuksesan terbesar seseorang adalah menggagalkan segala cara yang membuatnya jatuh.

Hari kemarin adalah untuk kau renungkan
Hari ini untuk kau jalani
Dan hari esok untuk kau tatap


Renungkanlah tentang hari kemarin, baik hitam atau putih,
agar kau bisa berbenah diri dan perbaiki segalanya.
jalanilah hari ini, karena hari ini juga akan menjadi masalalu untuk hari esok yang menunggumu.
Dan tataplah hari esok dengan impian dan harapanmu,
saat harapan dan impianmu menyatu, maka kau akan hidup seperti menemui pulau baru yang penuh kebahagiaan.


Biarkan waktu berlalu,
biarkan sejenak aku berpikir tentang buruknya keadaan,
hingga hilang segala luka, perih, ketakutan dan segala hal yang penuh keraguan...
Entah itu tentang apa, aku juga tak tau benar
bila itu hanyalah sebuah ketakutan yang tak nyata, tapi sulit bila hanya sekedar mencoba untuk dimengerti "Mengapa AKU begini".

. . . . .

Mungkin itulah kalimat yang dulu tengah aku renungkan sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti sejenak dalam menulis. tapi keadaan tak mengubah apapun, aku tertahan begitu lama meski sekeras apapun aku mencoba untuk menulis.
Motivasi dan inspirasi menulis seperti telah hilang begitu saja. Hiatus tepatnya, yaaa... seperti menemukan titik tengah kejenuhan yang dalam, dan rasanya berada pada titik kekosongan dan ruang "kosong" itu benar-benar ada pada saat itu.

Mungkin hal itulah yang membuatku terlalu lama tak menulis suatu tulisan apapun di rumah Virtual Langit Senja ini. Seperti diam dalam jeda waktu yang panjang, begitulah kira-kira jika di ibaratkan. Tapi sekarang muncul kembali keinginan untuk mencoba menulis, sekedar membangkitkan kembali semangat yang tlah lama hilang.
Dan saat ini Aku seperti baru saja terlepas dari PARANOIA itu.
. . . . .


. . . . .
Sedikit ingin mengulas tentang kebiasaan menulis,
Menulis merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan ide dan kreatifitas.
Menulis itu mudah, bahkan semua orang yang mengenal baca tulis bisa menulis, tapi tak semua orang mampu merangkai kata dengan baik terlebih untuk bisa merangkai kata-kata yang indah atau tulisan yang sarat akan makna atau yang bahkan bisa menyentuh orang lain yang membacanya.
Dengan menulis kamu bisa menggambarkan perasaanmu, isi hati atau impianmu.
Apapun yang kamu rasa, baik sedih atau bahagia bebaskanlah semuanya, tak ada salahnya mencoba menuangkannya kedalam bentuk tulisan.
(Dan akupun sedang berusaha demikian).

Sampai pada level tertentu menulis itu bukan lagi sebuah bakat, tapi kemampuan yang bisa dipelajari dalam mengulas dan mengolah kata. Berbagai macam bentuk tulisan yang bisa kamu ekspresikan, dan itu tergantung kebutuhan atau kesenangan, begitu banyak jenis tulisan yang bisa kita buat untuk mengekspresikan diri, beberapa diantaranya kita bisa membuat tulisan dalam bentuk cerita pendek, puisi, sajak atau prosa yang disebut dengan karya sastra tulis.

Namun terkadang yang menjadi masalah dalam menulis adalah motivasi dan inspirasi. Tapi apapun keadaannya kamu harus memiliki semangat, seperti disaat kamu sedang merasa kesepian, merasa sendiri, atau saat kamu terpojok oleh suatu masalah seperti beban pikiran, perasaan yang Galau dan saat tak seorangpun yang bisa mengerti keadaanmu.
Lepaskanlah semua masalah yang membelenggu, tuangkanlah kedalam bentuk tulisan. walaupun hasil tulisanmu terkesan sederhana dan biasa saja tapi cobalah untuk menulis, bebaskan imajinasi dan perasaanmu secara alami dengan menulis.
Sebaliknya, coba bayangkan ketika kamu mengalami hal-hal terindah, sesuatu yang menyenangkan dan sesuatu yang membuatmu merasa bahagia sehingga membuat perasaan terasa damai,
bukankah hal tersebut akan membuat tulisanmu menjadi lebih indah dan mampu menyentuh hati orang lain yang membacanya, bahkan mereka ikut menjiwai tulisanmu.

Maka menulislah, karena dengan menulis kamu akan merasa terbebaskan...


Pernah Suatu waktu Kita berjalan bersama untuk sebuah tujuan,
Dan tak menyadari seberapa besar mimpi yang kita punya, namun setegar karang yang memaku ombak kita yakin untuk tetap bertahan.

Dan pernah suatu waktu pula kita terpisah untuk satu tujan yang lain,
Namun ketika salah satu antara kita jatuh Kita mencoba saling menopang untuk bangkit bersama.

Suatu ketika Kita terhenti menyaksikan langit yang mahaluas indahnya, dan itu seperti sebuah kebebasan tanpa batas yang kita nikmati bersama.

Ketika Saatnya datang gemuruh dan halilintar, kita terdiam dan berpelukan Dibawah tatapan langit hitam, saling terpaku dan ketakutan merenungi perjalanan kita bersama
Dan suatu waktu Kita bermimpi tentang masa depan dan melihat Matahari yang masih sama, Matahari yang serupa tegasnya tatapan mata dunia melihat harapan kita.
dan Saat malam pun, Rembulan yang menyapa masih terlihat sama, serupa dinginnya tatapan kesunyian dan kepedihan.

Tapi AKU masih bisa bermimpi dalam kepedihan itu, begitupun KAMU.
Karena KITA adalah SATU dari sekian MIMPI,..
KITA adalah IMAJINASI dari adanya dunia,..
KITA adalah PERUBAHAN yang telah terukir dalam rentang waktu yang terus berjalan di mukabumi ini.

Sejenak kita merenunginya bersama ;
Apakah selama ini kita hanya berMIMPI saja dalam tidur yang cukup lama, ataukah kita tak pernah terbangun untuk sejenak dan meraihnya.

Dan kuyakinkan padamu ;
" Tak ada mimpi yang lebih besar selain kemampuan untuk merubah diri sendiri agar menjadi berarti "
Dan Kurasa akhirnya kita akan mengerti, Sebesar apa MIMPI dan keingingan itu.
Indahnya nikmatMU telah kulihat dan rasakan
Bahkan semenjak aku mampu tuk menyaksikan semua yang ada
Sungguh besar kasihMU atas apa yang telah KAU ciptakan

Dari semua ketiadaan, KAU menjadikannya ada
Dan KAU pulalah yang sesungguhnya berhak menjadikan semuanya Tiada

Ya Allah, . .
Jadikanlah aku seorang insan
yang selalu bersyukur atas karuniaMU
Ku tak ingin menjadi manusia yang kufur akan nikmatMU

Jadikanlah aku insan yang kuat dalam keimanan
Insan yang tegar dalam doa Dan pengharapan
Harapan untuk meraih cintaMU yang Hakiki

DiduniaMU, aku laksana debu dipadang gersang dan tandus
Tidaklah aku sanggup berjalan tanpa tuntunanMU
KAU lah sang maha yang memberi kekuatan dan keteguhan

Kelak, jadikanlah sajadahku layaknya alas yang sejuk
Laksana hamparan permadani nan indah DisurgaMU, . .

Ya Allah yaa rabb, . .
Janganlah butakan langkahku
Sebelum jalanku menujuMU
Janganlah biarkan AKU mati sebelum Matiku

Ya Allah yaa rabb, . .
Indahkanlah hatiku dengan Cinta
Dekatkanlah aku dengan kebajikan dunia dan akhirat

Andaikan sehelai daun yang kering dan usang
Lebih berharga dari sebongkah jiwa yang rapuh
Ijinkanlah kubersujud dan bersimpuh memohon ampunanMU
Mengingat waktu yang pernah terbuang


Dalam madah cinta terurai kata,

Ijinkanlah AKU menemuiMU kali ini
Merujuk pasrah kepadaMU dan berserah atas kehendakMU

. . . . .

Dalam indahnya CintaMU
Jadikanlah aku cahaya diLangitMU
Langit surgaMU


MengingatMU,
Adalah manisnya setitik rindu
Melebihi manisnya secawan anggur,

MerinduMU,
Semakin kutau, tak ada kata terindah
Yang tersemat dalam hati selain menyebut namaMU

MencintaiMU,
Semakin kutau, tak ada sesuatu yang lebih sempurna
Dalam hidup ini selain Cintamu yang Hakiki
. . . . .

Ketika kubersimpuh dihamparan sajadah
Terasakan tenangnya lautan nikmatMU

Begitu dekat Kau dalam sujudku
Melebihi dekatnya urat nadiku
. . . . .

Jika tangisku masih ada
Biarkanlah habis airmataku
Karena aku mengiba CintaMU


Aku Insan biasa yang selalu rindu akan CintaMU

Yaa Allah yaa rabb, . .
Kaulah sang maha Cinta,
Yang selalu mengingatkan dan memaafkan

Yaa Allah yaa rabb, . .
Kaulah sang maha Cinta,
Yang mencintaiku selalu, apa adanya aku
. . . . .

Cinta kepadaMU menjadi jawaban ;

" Untuk apa Aku menjalani hidup ini, . ."

Biarkan Aku menangis,
Seperti pohon melepas ranting yang patah
Dan daun yang berguguran
Agar kutau artinya keikhlasan

Biarkan Aku menangis,
Seperti kemarau merindukan turunnya hujan
Agar kutau artinya kesabaran

Biarkan Aku menangis,
Seperti ketika Langit menangis menanti hadirnya pelangi
Agar kutau artinya Sebuah Penantian

Biarkan Aku menangis,
Untuk temukan adanya sebuah arti dalam Airmata
Arti dari Pengorbanan

Biarlah Aku menangis,
Sebelum kutau Aku tertinggal oleh Waktu

Biarlah sejenak Aku menangis,
Hingga Aku percaya bahwa selalu ada setitik Harapan
Dan Impian yang tersimpan untuk Kebahagiaan

. . . . .

Kebahagiaan yang indah pada Waktunya

" Bismillahi tawakaltu alalloohi
walaa hawla walaa quwwata illaa billaahi "

Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepada-Nya, dan tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah” (HR. Abu Dawud: 4/325, At-Tirmidzi: 5/490




seorang insan


Seorang Insan
. . . . .
" Langit ilahi adalah junjungan
Bumi Ilahi adalah Tuntunan
Langit melakar sejarah kutuliskan
Bumi kutawan kutoreh perubahan

Qalamku kata dalam bait pertuturan
Gerakku badai dalam perang "
. . . . .

Aku adalah Aku HambaNYA

Seorang Insan
yang berjalan dan berpijak diBumiNYA
Dan berteduh dijunjungan LangitNYA
Berusaha untuk mencari
Dan mengggapai CintaNYA
Dunia dan Akhirat





Tak ada hidup yang berarti
saat ia datang memaksamu pergi

Ia membuatmu berjalan diatas khayalmu,
dibatas kemampuanmu.
lupa akan daratan tempat berpijakmu

Ia mengusir damai dijiwamu
membawa pergi seluruh mimpimu.

Tak ada harapan saat ia hilang
pergi meninggalkan kebingungan
dan kengerian didirimu.

Dan ia kembali tanpa kau sadari
dirimu memanggilnya untuk kematianmu.
dirimu tak pernah sanggup melawannya.
karna ia membuatmu terlelap penuh keputusasaan.



Hidup ini begitu indah dan sangat berharga. hanya sia-sia bila kita menghancurkan nya dalam waktu yang singkat.Dia bukanlah teman dari masalah, tapi musuh yang berlagak seperti teman.

"Stay Away From Drugs"
Terkadang kita lelah menjalani kehidupan ini
menjalani hari-hari kelam dalam kehidupan yang telah kita lewati, yang terlalu penuh dengan liku dan persimpangan
Penuh dengan persoalan yang rumit, dan terkadang jawabannya pun memilukan.
Hidup begitu takdir yang tlah terukir tanpa bisa terpahat lagi,

Kadang tak terasa waktu begitu cepat berlalu,
bergulir meninggalkan lorong-lorong pikiran kita
menyisakan kenangan yang tak begitu indah tuk diceritakan
terkadang ada Perasaan yang muncul tiba-tiba di pikiran kita
ikut terbawa saat kita memejamkan mata, mungkin itulah yang menjadi"MIMPI"

Memang terasa berat menjalani hidup yang kadang penuh kepalsuan, penuh akan ambisi dan kebohongan akan kejam nya dunia, akankah kita sang pemimpi tetap terdiam dengan mimpi saja
ataukah kita sanggup melawan ambisi itu. dan tak ada salahnya kita bermimpi seperti pemimpi-pemimpi lain.
karena mimpi itu kita sendiri yang menciptakan yang terpenting kita memiliki harapan.
Dan kita tak harus tertidur dulu untuk dapat menciptakan sebuah MIMPI

Dan banyak pemimpi kecil lainnya yang memiliki mimpi seperti kita, mimpi tentang apapun, tentang sebuah kehidupan yang lebih baik. walaupun melelahkan melewati hari-hari,namun janganlah merasa lelah dan putus asa melewati persoalan yang rumit dan penuh teka-teki.
karena itulah KEHIDUPAN

Raihlah mimpi yang bisa kau taklukan
walau sekecil apapun itu, karena sesuatu yang besar
butuh kekuatan yang besar pula...


Jika kau yakin maka, berMIMPIlah....

Popular Posts

TOP Comments

Followers

Total Pageviews

FanPage